PENGUASAAN BAHASA
INGGRIS DALAM KOMUNIKASI INTERNASIONAL DALAM MENUNJANG KARIR BEKERJA

Nama : Muhammad Firaz
Anhar
N
P M : 17214257
Kelas : 1EA37
UNIVERSITAS GUNADARMA
ATA 2014/2015
LATAR BELAKANG
Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting di era
globalisasi dunia bisnis, ekonomi, sosial, pariwisata, teknologi dan sebagainya
menjadi semakin mudah di dapat. Bahasa inggris merupakan bahasa internasional
yang sangat penting untuk kelancaran interaksi antara berbagai negara. Begitu
juga dengan bahasa asing yang lainnya (seperti bahasa jepang, bahasa mandarin
dan lainnya). Saat ini banyak sekali bermunculan film dan komik yang
menggunakan bahasa asing terutama bahasa inggris yang membanjiri negeri ini.
Berangkat dari perkembangan ilmu dan teknologi serta
tuntutan zaman yang semakin maju dan modern, maka dibutuhkan sebuah penguasaan
ketrampilan bahasa terutama bahasa inggris sebagai alat komunikasi
internasional. Hal ini bertujuan agar kita sebagai warga Indonesia mampu
bersaing dalam percaturan dunia dan mampu bersosialisasi dengan para pelaku
pasar bebas. Dan banyak pendapat yang mengatakan bahwa belajar bahasa Inggris
itu sangat penting bagi siapa saja. Baik tua maupun muda. Mulai dari anak
sekolah, orang biasa, para pekerja, pengusaha, mahasiswa, bahkan ibu rumah
tangga.
ALASAN
BAHASA INGGRIS DIGUNAKAN SEBAGAI BAHASA INTERNASIONAL
Negara Inggris merupakan negara yang peradabannya tinggi misalnya dilihat dari segi ekonomi, negara Indonesia jauh dari negara lain sampai kemodernan dan sebagainya. Beberapa alasan mengapa Bahasa Inggris digunakan sebagai Bahasa Internasional;
1. Negara Inggris merupakan negara yang paling banyak jajahannya yang menguasai sebagian besar lautan dan merupakan penjajah terbesar. Penduduknya bermigrasi dan menetap di beberapa benua besar di dunia sehingga menyebabkan mereka punya banyak koloni yang tetap menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa resmi mereka atau sebagai bahasa kedua (negara-negara bekas jajahan inggris).
2. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang banyak digunakan dan tesebar di berbagai belahan negara. Menurut Braj Kachru, penyebarannya dibagi menjadi tiga bagian.
· Inner Circle adalah negara negara yang memiliki basis Bahasa Inggris secara tradisi seperti Inggris, Irlandia,Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, sebagian kepulauan karibia dan beberapa populasi di Kanada.
· Outer Circle adalah negara negara yang secara historis memiliki hubungan dengan bangsa Inggris dalam bentuk kolonialisasi (Commonwealth of Nations) ataupun pengaruh lain. Negara-negara tersebut antara lain India, Pakistan, Nigeria, Filipina, Singapura dan Hongkong.
· Expanding Circle merupakan negara lain yang bukan negara berbahasa inggris secara tradisi dan juga bukan negara jajahan Inggris, namun menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa tambahan.
Persebaran Bahasa Inggris juga didukung oleh berbagai penemuan yang dilakukan oleh orang- orang inggris. Segala penemuan tersebut di umumkan dengan menggunakan bahasa inggris sehingga menyebabkan bahasa inggris semakin dikenal luas dan negara inggris terkenal menjadi negara ADIKUASA, ADIDAYA dan SUPERPOWER.
3. Berdasarkan alasan yang kedua, kita tidak perlu membuat promosi yang terlalu sulit untuk menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, karena telah diawali oleh keberadaan negara-negara tersebut.
4. Alasan strategis dan politis, karena negara-negara seperti Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, sebagaian kepulauan Karibia dan beberapa populasi di Kanada tersebut kebanyakan merupakan negara negara yang memiliki tingkat pendapatan yang lebih besar dari negara lain.
Negara Inggris merupakan negara yang peradabannya tinggi misalnya dilihat dari segi ekonomi, negara Indonesia jauh dari negara lain sampai kemodernan dan sebagainya. Beberapa alasan mengapa Bahasa Inggris digunakan sebagai Bahasa Internasional;
1. Negara Inggris merupakan negara yang paling banyak jajahannya yang menguasai sebagian besar lautan dan merupakan penjajah terbesar. Penduduknya bermigrasi dan menetap di beberapa benua besar di dunia sehingga menyebabkan mereka punya banyak koloni yang tetap menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa resmi mereka atau sebagai bahasa kedua (negara-negara bekas jajahan inggris).
2. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang banyak digunakan dan tesebar di berbagai belahan negara. Menurut Braj Kachru, penyebarannya dibagi menjadi tiga bagian.
· Inner Circle adalah negara negara yang memiliki basis Bahasa Inggris secara tradisi seperti Inggris, Irlandia,Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, sebagian kepulauan karibia dan beberapa populasi di Kanada.
· Outer Circle adalah negara negara yang secara historis memiliki hubungan dengan bangsa Inggris dalam bentuk kolonialisasi (Commonwealth of Nations) ataupun pengaruh lain. Negara-negara tersebut antara lain India, Pakistan, Nigeria, Filipina, Singapura dan Hongkong.
· Expanding Circle merupakan negara lain yang bukan negara berbahasa inggris secara tradisi dan juga bukan negara jajahan Inggris, namun menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa tambahan.
Persebaran Bahasa Inggris juga didukung oleh berbagai penemuan yang dilakukan oleh orang- orang inggris. Segala penemuan tersebut di umumkan dengan menggunakan bahasa inggris sehingga menyebabkan bahasa inggris semakin dikenal luas dan negara inggris terkenal menjadi negara ADIKUASA, ADIDAYA dan SUPERPOWER.
3. Berdasarkan alasan yang kedua, kita tidak perlu membuat promosi yang terlalu sulit untuk menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, karena telah diawali oleh keberadaan negara-negara tersebut.
4. Alasan strategis dan politis, karena negara-negara seperti Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, sebagaian kepulauan Karibia dan beberapa populasi di Kanada tersebut kebanyakan merupakan negara negara yang memiliki tingkat pendapatan yang lebih besar dari negara lain.
Bahasa Inggris dan Perencanaan Karir
Perencanaan karir, dengan segala strateginya—sebagaimana akan dibahas pada
sub selanjutnya dalam tulisan ini—akan lebih terpacu dinamikanya dengan peran
bahasa Inggris. Calon karyawan yang memiliki kompetensi bahasa Inggris
aktif, baik lisan maupun tulis, berkesempatan lebih luas untuk berkembang cepat
dibandingkan calon karyawan yang memiliki kompetensi bahasa Inggris pasif
(baca: pas-pasan).
Sejak awal-awal calon karyawan telah menyadari bahwa kompetensi
bahasa Inggris, lisan dan tulis, menjadi salah satu syarat rekrutmen. Hampir
semua perusahaan atau instansi menuntut calon karyawannya mampu berbahasa
Inggris dengan baik. Dalam era global bahasa Inggris dianggap sebagai
keniscayaan mutlak agar berbagai urusan perusahaan atau instansi dapat teratasi
dengan efektif dan efisien. Tak berlebihan jika mereka mencari calon karyawan
yang memiliki kompetensi bahasa Inggris, di samping disiplin utama yang
dikuasainya.
Saat browsing dan hunting jenis pekerjaan calon karyawan juga
berhadapan dengan berbagai sumber informasi kerja yang berbahasa Inggris.
Iklan-iklan kerja (advertismen) di surat kabar, majalah bisnis, tabloid
profesi, atau internet hampir seluruhnya ditulis dalam bahasa Inggris. Orang
yang berkompetensi bahasa Inggris baik, dia akan dengan mudah mengakses sumber
informasi tanpa batas—sehingga dia akan kaya informasi; dan dengan demikian
akan memiliki referensi dan pilihan yang lebih beragam. Sebaliknya, tanpa
kemampuan bahasa Inggris memadai, proses browsing kerja bisa
terganggu—atau setidaknya kurang lancar.
Kemudian, setelah memutuskan suatu pilihan pekerjaan, saat menuliskan surat
aplikasi kerja pun, bahasa Inggris sangatlah diperlukan. Sudah tidak asing lagi
bahwa kebanyakan perusahaan atau instansi menuntut calon karyawannya untuk
menulis aplikasi kerja dalam bahasa Inggris. Agaknya hal ini merupakan cara
praktis untuk melacak secara dini bagaimana kompetensi bahasa Inggris si
pelamar kerja. Coba bayangkan alangkah tidak nyamannya orang yang tidak mampu
menulis dalam bahasa Inggris sementara dia sebenarnya memiliki kualifikasi
utama yang Andal. Kesempatan bisa menguap hanya karena tidak mampu
berbahasa Inggris.
Demikian juga saat wawancara kerja. Calon karyawan yang berkompetensi
bahasa Inggris lazimnya dipAndang memiliki kelebihan tertentu dibandingkan
dengan yang tidak memilikinya. Pewawancara akan menangkap kesan bahwa si calon
karyawan sudah siap untuk diajak memasuki dunia global yang mana
perusahaan/instansi tersebut ada di dalamnya. Modal bahasa Inggris calon
karyawan itu memiliki daya pikat yang dahsyat.
Lebih lanjut, kemampuan bahasa Inggris yang memadai dibutuhkan saat bekerja
kelak, terutama saat berkutat dengan komputer, internet, atau surat-menyurat
dengan pihak asing. Ia juga bermanfaat tatkala melakukan komunikasi atau
sosialisasi dalam perusahaan yang melibatkan kolega-kolega yang terbiasa
menggunakan bahasa Inggris, khususnya tatkala ada tamu asing.
Wawasan perlu selalu ditambah dan ditingkatkan. Untuk meningkatkan
kemampuan atau wawasan, orang lazimnya melakukan kegiatan membaca literatur
tentang berbagai bidang yang diminatinya. Sementara kita tahu bahwa dewasa ini
semakin banyak literatur yang tertulis dalam bahasa asing, terutama bahasa
Inggris. Jika dia memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai, dia tak akan
mengalami kesulitan yang berarti dalam memahami literatur tersebut.
Sejalan dengan itu, (calon) karyawan suatu saat juga perlu ikut seminar.
Untuk seminar, orang harus bersiap-siap dengan membuat karya tulis atau
makalah—yang tentu saja didukung dengan proses membaca berbagai literatur. Jika
seminar itu berskala nasional, atau terlebih skala internasional, dia harus
mampu berbahasa asing (termasuk bahasa Inggris) dengan baik. Andaikata
seminar itu berskala lokal pun, kutipan yang berbahasa Inggris masih dianggap
memnyimpan prestise tersendiri. Dengan demikian jelas bahwa bahasa Inggris
memiliki peran yang tidak kecil berkaitan dengan urusan seminar.
Lebih lanjut, mengikuti training dan membiasakan menulis juga sangat
menuntut kemampuan bahasa Inggris yang memadai. Skala training lazimnya
ikut mentukan seberapa jauh bahasa Inggris dibutuhkan untuk memperlancar proses
kegiatan training tersebut. Adapun tentang kebiasaan menulis, orang yang suka
menulis adalah orang yang juga suka membaca. Yang dibacanya tentulah
bermacam-macam, dan tentulah mencakup karya-karya yang tertulis dalam bahasa
Inggris. Banyak buku terjemahan terpampang di toko buku; itu pun berkat
kehAndalan kompetensi bahasa Inggris penterjemahnya. Andaikata seorang calon
karyawan terbiasa menulis, dan berkemampuan bahasa Inggris baik, maka dia tentu
tidak perlu membaca buku terjemahan—melainkan langsung buku aslinya.
Demikian
pula jika calon karyawan (berharap bisa) bergabung dunia profesi. Seseorang
calon karyawan yang menggabungkan diri ke dalam organisasi profesi akan lebih
cepat matang jika dia memiliki kompetensi bahasa Inggris yang bagus. Sangat
boleh jadi dia dijadikan figur atau panutan—setidaknya dipAndang berstatus
lebih—di antara anggota organisasi profesi tersebut.
Dengan
demikian, berdasarkan paparan di atas, dapatlah digarisbawahi bahwa bahasa
Inggris memiliki peran yang sangat penting bagi perencanaan karir. Dengan
kalimat lain, bahasa Inggris tak dapat dipisahkan dengan upaya seorang calon
karyawan untuk merancang karir, serta meniti karir atau profesi untuk meraih
sebuah kesuksesan.
MANFAAT
BELAJAR BAHASA INGGRIS
Dalam era globalisasi ini penting sekali untuk
belajar atau dapat berbicara bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya.
Tetapi jika kita lupa akan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia, maka
kepercayaan diri akan hilang dan bangsa tidak akan maju. Bila kamu dapat
berbahasa Inggris, maka kamu dapat berbicara dengan lebih dari 1,5 miliar orang
di seluruh dunia.
Karena kebanyakan bisnis internasional dilakukan
dalam bahasa Inggris. Jika menginginkan jabatan managerial di perusahaan
multinasional, kemungkinan besar akan dituntut untuk dapat berbahasa
Inggris. Sejumlah perusahaan bergengsi bahkan sekarang menetapkan nilai TOEFL
minimum bagi para calon pelamar pekerjaan. Dunia teknologi, penerbangan,
pariwisata dan diplomatik bergantung erat kepada bahasa Inggris.
Ada ribuan program belajar, bekerja dan sukarelawan
di seluruh dunia, tetapi hampir seluruhnya hanya ditawarkan kepada mereka yang
menguasai bahasa Inggris. Dunia yang penuh dengan kesempatan terbuka bila kita
bisa berbicara bahasa Inggris.
KESIMPULAN
Bahasa Inggris dipilih sebagai Bahasa Internasional
karena Negara Inggris merupakan negara yang paling banyak jajahannya yang
menguasai sebagian besar lautan dan merupakan penjajah terbesar. Persebaran
Bahasa Inggris juga didukung oleh berbagai penemuan yang dilakukan oleh orang-
orang inggris. Segala penemuan tersebut di umumkan dengan menggunakan bahasa
inggris sehingga menyebabkan bahasa inggris semakin dikenal luas dan menjadi
terkenal dengan julukan “ADIKUASA, ADIDAYA dan SUPERPOWER ”.
Banyak manfaat yang didapat dari belajar Bahasa
Inggris salah satu di antaranya : Dengan belajar bahasa asing bisa membantu
meningkatkan kemampuan daya ingat, membaca, menulis, berbicara, mendengar,
kreativitas, kemampuan untuk menganalisa, dan memecahkan masalah dan
sebagainya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar