Minggu, 03 Mei 2015

Bahasa Inggris Sebagai Bahasa Internasional Serta Untuk Karier



PENGUASAAN BAHASA INGGRIS DALAM KOMUNIKASI INTERNASIONAL DALAM MENUNJANG KARIR BEKERJA


index.jpg



Nama                             : Muhammad Firaz Anhar
N P M                  : 17214257
Kelas                    : 1EA37





UNIVERSITAS GUNADARMA
ATA 2014/2015
LATAR BELAKANG

Bahasa merupakan alat komunikasi yang penting di era globalisasi dunia bisnis, ekonomi, sosial, pariwisata, teknologi dan sebagainya menjadi semakin mudah di dapat. Bahasa inggris merupakan bahasa internasional yang sangat penting untuk kelancaran interaksi antara berbagai negara. Begitu juga dengan bahasa asing yang lainnya (seperti bahasa jepang, bahasa mandarin dan lainnya). Saat ini banyak sekali bermunculan film dan komik yang menggunakan bahasa asing terutama bahasa inggris yang membanjiri negeri ini.
Berangkat dari perkembangan ilmu dan teknologi serta tuntutan zaman yang semakin maju dan modern, maka dibutuhkan sebuah penguasaan ketrampilan bahasa terutama bahasa inggris sebagai alat komunikasi internasional. Hal ini bertujuan agar kita sebagai warga Indonesia mampu bersaing dalam percaturan dunia dan mampu bersosialisasi dengan para pelaku pasar bebas. Dan banyak pendapat yang mengatakan bahwa belajar bahasa Inggris itu sangat penting bagi siapa saja. Baik tua maupun muda. Mulai dari anak sekolah, orang biasa, para pekerja, pengusaha, mahasiswa, bahkan ibu rumah tangga.











ALASAN BAHASA INGGRIS DIGUNAKAN SEBAGAI BAHASA   INTERNASIONAL
             Negara Inggris merupakan negara yang peradabannya tinggi misalnya dilihat dari segi ekonomi, negara Indonesia  jauh dari negara lain sampai kemodernan dan sebagainya. Beberapa alasan mengapa Bahasa Inggris digunakan sebagai Bahasa Internasional;
1.      Negara Inggris merupakan negara yang paling banyak jajahannya yang menguasai sebagian besar lautan dan merupakan penjajah terbesar. Penduduknya bermigrasi dan menetap di beberapa benua besar di dunia sehingga menyebabkan mereka punya banyak koloni yang tetap menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa resmi mereka atau sebagai bahasa kedua (negara-negara bekas jajahan inggris).      
2.      Bahasa Inggris merupakan bahasa yang banyak digunakan dan tesebar di berbagai belahan negara. Menurut Braj Kachru, penyebarannya dibagi menjadi tiga bagian.
·         Inner Circle adalah negara negara yang memiliki basis Bahasa Inggris secara tradisi seperti Inggris, Irlandia,Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, sebagian kepulauan karibia dan beberapa populasi di Kanada.
·         Outer Circle adalah negara negara yang secara historis memiliki hubungan dengan bangsa Inggris dalam bentuk kolonialisasi (Commonwealth of Nations) ataupun pengaruh lain. Negara-negara tersebut antara lain India, Pakistan, Nigeria, Filipina, Singapura dan Hongkong.
·         Expanding Circle merupakan negara lain yang bukan negara berbahasa inggris secara tradisi dan juga bukan negara jajahan Inggris, namun menggunakan bahasa inggris sebagai bahasa tambahan.
 Persebaran Bahasa Inggris juga didukung oleh berbagai penemuan yang dilakukan oleh orang- orang inggris. Segala penemuan tersebut di umumkan dengan menggunakan bahasa inggris sehingga menyebabkan bahasa inggris semakin dikenal luas dan negara inggris terkenal menjadi negara ADIKUASA, ADIDAYA dan  SUPERPOWER.
3.      Berdasarkan alasan yang kedua, kita tidak perlu membuat promosi yang terlalu sulit untuk menjadikan Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, karena telah diawali oleh keberadaan negara-negara tersebut.
4.      Alasan strategis dan politis, karena negara-negara seperti Inggris, Irlandia, Amerika Serikat, Australia, Selandia Baru, sebagaian kepulauan Karibia dan beberapa populasi di Kanada tersebut kebanyakan merupakan negara negara yang memiliki tingkat pendapatan yang lebih besar dari negara lain.
Bahasa Inggris dan Perencanaan Karir
Perencanaan karir, dengan segala strateginya—sebagaimana akan dibahas pada sub selanjutnya dalam tulisan ini—akan lebih terpacu dinamikanya dengan peran bahasa Inggris.  Calon karyawan yang memiliki kompetensi bahasa Inggris aktif, baik lisan maupun tulis, berkesempatan lebih luas untuk berkembang cepat dibandingkan calon karyawan yang memiliki kompetensi bahasa Inggris pasif (baca: pas-pasan).
Sejak awal-awal calon karyawan  telah menyadari bahwa kompetensi bahasa Inggris, lisan dan tulis, menjadi salah satu syarat rekrutmen. Hampir semua perusahaan atau instansi menuntut calon karyawannya mampu berbahasa Inggris dengan baik. Dalam era global bahasa Inggris dianggap sebagai keniscayaan mutlak agar berbagai urusan perusahaan atau instansi dapat teratasi dengan efektif dan efisien. Tak berlebihan jika mereka mencari calon karyawan yang memiliki kompetensi bahasa Inggris, di samping disiplin utama yang dikuasainya.
Saat browsing dan hunting jenis pekerjaan calon karyawan juga berhadapan dengan berbagai sumber informasi kerja yang berbahasa Inggris. Iklan-iklan kerja (advertismen) di surat kabar, majalah bisnis, tabloid profesi, atau internet hampir seluruhnya ditulis dalam bahasa Inggris. Orang yang berkompetensi bahasa Inggris baik, dia akan dengan mudah mengakses sumber informasi tanpa batas—sehingga dia akan kaya informasi; dan dengan demikian akan memiliki referensi dan pilihan yang lebih beragam. Sebaliknya, tanpa kemampuan bahasa Inggris memadai, proses browsing kerja bisa terganggu—atau setidaknya kurang lancar.
Kemudian, setelah memutuskan suatu pilihan pekerjaan, saat menuliskan surat aplikasi kerja pun, bahasa Inggris sangatlah diperlukan. Sudah tidak asing lagi bahwa kebanyakan perusahaan atau instansi menuntut calon karyawannya untuk menulis aplikasi kerja dalam bahasa Inggris. Agaknya hal ini merupakan cara praktis untuk melacak secara dini bagaimana kompetensi bahasa Inggris si pelamar kerja. Coba bayangkan alangkah tidak nyamannya orang yang tidak mampu menulis dalam bahasa Inggris sementara dia sebenarnya memiliki kualifikasi utama yang Andal. Kesempatan bisa menguap hanya karena tidak mampu berbahasa Inggris.
            Demikian juga saat wawancara kerja. Calon karyawan yang berkompetensi bahasa Inggris lazimnya dipAndang memiliki kelebihan tertentu dibandingkan dengan yang tidak memilikinya. Pewawancara akan menangkap kesan bahwa si calon karyawan sudah siap untuk diajak memasuki dunia global yang mana perusahaan/instansi tersebut ada di dalamnya. Modal bahasa Inggris calon karyawan itu memiliki daya pikat yang dahsyat.
            Lebih lanjut, kemampuan bahasa Inggris yang memadai dibutuhkan saat bekerja kelak, terutama saat berkutat dengan komputer, internet, atau surat-menyurat dengan pihak asing. Ia juga bermanfaat tatkala melakukan komunikasi atau sosialisasi dalam perusahaan yang melibatkan kolega-kolega yang terbiasa menggunakan bahasa Inggris, khususnya tatkala ada tamu asing.
            Wawasan perlu selalu ditambah dan ditingkatkan. Untuk meningkatkan kemampuan atau wawasan, orang lazimnya melakukan kegiatan membaca literatur tentang berbagai bidang yang diminatinya. Sementara kita tahu bahwa dewasa ini semakin banyak literatur yang tertulis dalam bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Jika dia memiliki kompetensi bahasa Inggris yang memadai, dia tak akan mengalami kesulitan yang berarti dalam memahami literatur tersebut.
            Sejalan dengan itu, (calon) karyawan suatu saat juga perlu ikut seminar. Untuk seminar, orang harus bersiap-siap dengan membuat karya tulis atau makalah—yang tentu saja didukung dengan proses membaca berbagai literatur. Jika seminar itu berskala nasional, atau terlebih skala internasional, dia harus mampu berbahasa asing (termasuk bahasa Inggris) dengan baik.  Andaikata seminar itu berskala lokal pun, kutipan yang berbahasa Inggris masih dianggap memnyimpan prestise tersendiri. Dengan demikian jelas bahwa bahasa Inggris memiliki peran yang tidak kecil berkaitan dengan urusan seminar.
            Lebih lanjut, mengikuti training dan membiasakan menulis juga sangat menuntut kemampuan bahasa Inggris yang memadai. Skala training lazimnya ikut mentukan seberapa jauh bahasa Inggris dibutuhkan untuk memperlancar proses kegiatan training tersebut. Adapun tentang kebiasaan menulis, orang yang suka menulis adalah orang yang juga suka membaca. Yang dibacanya tentulah bermacam-macam, dan tentulah mencakup karya-karya yang tertulis dalam bahasa Inggris.  Banyak buku terjemahan terpampang di toko buku; itu pun berkat kehAndalan kompetensi bahasa Inggris penterjemahnya. Andaikata seorang calon karyawan terbiasa menulis, dan berkemampuan bahasa Inggris baik, maka dia tentu tidak perlu membaca buku terjemahan—melainkan langsung buku aslinya.
            Demikian pula jika calon karyawan (berharap bisa) bergabung dunia profesi. Seseorang calon karyawan yang menggabungkan diri ke dalam organisasi profesi akan lebih cepat matang jika dia memiliki kompetensi bahasa Inggris yang bagus. Sangat boleh jadi dia dijadikan figur atau panutan—setidaknya dipAndang berstatus lebih—di antara anggota organisasi profesi tersebut.
            Dengan demikian, berdasarkan paparan di atas, dapatlah digarisbawahi bahwa bahasa Inggris memiliki peran yang sangat penting bagi perencanaan karir.  Dengan kalimat lain, bahasa Inggris tak dapat dipisahkan dengan upaya seorang calon karyawan untuk merancang karir, serta meniti karir atau profesi untuk meraih sebuah kesuksesan.
MANFAAT BELAJAR BAHASA INGGRIS
Dalam era globalisasi ini penting sekali untuk belajar atau dapat berbicara bahasa Inggris ataupun bahasa asing lainnya. Tetapi jika kita lupa akan jati diri kita sebagai bangsa Indonesia, maka kepercayaan diri akan hilang dan bangsa tidak akan maju. Bila kamu dapat berbahasa Inggris, maka kamu dapat berbicara dengan lebih dari 1,5 miliar orang di seluruh dunia.
Karena kebanyakan bisnis internasional dilakukan dalam bahasa Inggris. Jika menginginkan jabatan managerial di perusahaan multinasional, kemungkinan besar  akan dituntut untuk dapat berbahasa Inggris. Sejumlah perusahaan bergengsi bahkan sekarang menetapkan nilai TOEFL minimum bagi para calon pelamar pekerjaan. Dunia teknologi, penerbangan, pariwisata dan diplomatik bergantung erat kepada bahasa Inggris.
Ada ribuan program belajar, bekerja dan sukarelawan di seluruh dunia, tetapi hampir seluruhnya hanya ditawarkan kepada mereka yang menguasai bahasa Inggris. Dunia yang penuh dengan kesempatan terbuka bila kita bisa berbicara bahasa Inggris.



KESIMPULAN
Bahasa Inggris dipilih sebagai Bahasa Internasional karena Negara Inggris merupakan negara yang paling banyak jajahannya yang menguasai sebagian besar lautan dan merupakan penjajah terbesar. Persebaran Bahasa Inggris juga didukung oleh berbagai penemuan yang dilakukan oleh orang- orang inggris. Segala penemuan tersebut di umumkan dengan menggunakan bahasa inggris sehingga menyebabkan bahasa inggris semakin dikenal luas dan menjadi terkenal dengan julukan “ADIKUASA, ADIDAYA dan  SUPERPOWER ”.
Banyak manfaat yang didapat dari belajar Bahasa Inggris salah satu di antaranya : Dengan belajar bahasa asing bisa membantu meningkatkan kemampuan daya ingat, membaca, menulis, berbicara, mendengar, kreativitas, kemampuan untuk menganalisa, dan memecahkan masalah dan sebagainya.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar